Sumber foto : USA Network

GLX QQAktor sekaligus pegulat John Cena diketahui selalu tampil sebagai jagoan maupun penolong pada berbagai film-film yang telah dimainkannya. Karakter orang baik tidak pernah lekang dari sosok pria yang berusia 44 tahun tersebut.

Hingga pada akhirnya, dirinya pun mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam Fast 9 serta melakoni peran sebagai Jakob Toretto, yang merupakan salah satu villain (musuh) pada seri waralaba tersebut. John Cena pun mengungkapkan jika selama ini dirinya memang sangat jarang mendapatkan kesempatan untuk bisa mengeksplor kemampuan aktingnya tersebut, termasuk dengan berperan sebagai tokoh antagonis.

"Sepertinya memang tidak ada yang memberikanku kesempatan, namun aku tidak akan menyalahkan mereka. Kamu tidak dapat memilih kesempatan, karena kesempatan yang akan menghampirimu dan kamu harus bersiap," tuturnya.

John Cena juga berbicara mengenai opini publik yang meragukan dirinya akan mampu untuk berperan sebagai karakter antagonis. Hal tersebut yang justru membangkitkan semangatnya untuk membuktikan bahwa mereka telah salah dalam menilai dirinya.

"Masyarakat mungkin akan berpendapat, 'Kamu tidak akan bisa untuk menjadi orang jahat', hingga mereka menyaksikan film tersebut. Jadi aku pun mencoba untuk membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin! Aku bisa menjadi orang jahat!" ujar John Cena.

Dirinya pun berusaha untuk dapat menampilkan aksi terbaik dalam film perdananya pada waralaba tersebut. Bahkan ia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang tokoh antagonis atau musuh terbesar dari Dominic Toretto dan juha rekan-rekannya.

Meskipun pada akhirnya John Cena tidak mengetahui apakah dirinya bakal kembali diajak main dalam film lanjutannya.

"Aku berpikir jika aku merupakan musuh terbesar mereka, namun aku tidak dapat menentukan hal tersebut sendirian," ungkapnya seraya tersenyum.

"Aku berpikir bahwa Jakob berhak ada dalam waralaba Fast and Furious lantaran pandangan sempurna yang kita lihat pada sosok Dom. Selama 20 tahun ini, selain adik perempuannya, ia telah memilih orang-orang yang dicintainya sebagai keluarga meskipun mereka tidak satu darah. Kali ini? ia mempunyai perspektif sebagai seorang ayah dan kakak (dari Jakob) dan hal tersebut sangat menarik serta membuat penasaran mengenai bagaimana film ini akan berjalan," pungkasnya.